Gejala Tumor Leher, Penyebab dan Cara Penangananya

Gejala Tumor Leher dan Penyebabnya - TumorKanker.com,- Tumor leher merupakan sel abnormal yang tumbuh di leher. Umumnya tumor ini ditemukan di kelenrjar ludah, tenggorokan, kotak suara, esofagus, laring dan kelenjar tiroid. Sama seperti tumor lainnya, tumor leher juga terdiri dari dua jenis. Jenis pertama merupakan tumor jinak yang tidak terlalu berbahaya sementara jenis kedua merupakan tumor leher ganas yang bisa memicu terjadinya kanker leher.

gejala tumor leherGejala Tumor Leher dan Penyebabnya Yang Harus Diwaspadai

Sebanyak 90% kanker kepala dan leher sendiri merupakan sel skuamosa karsinoma. Sementara itu 10% sisanya merupakan adenokarsinoma, sarkoma dan limpoma. Umumnya, mereka yang terserang tumor leher dapat memperoleh pengobatan dengan mengunjungi spesialis kanker leher dan kanker kepala. Perkembangan gejala tumor leher ini umumnya memilki kerterkaitan yang erat dengan hal-hal berikut.

  • Konsumsi minuman beralkohol
  • Konsumsi tembakau, termasuk cerutu dan rokok
  • Epstein-Barr virus
  • HPV (Human papillomavirus)
  • Terlalu banyak mengonsumsi makanan yang diasinkan dan diawetkan

Menurut penelitan, sebanyak 75% gejala tumor leher yang terjadi disebabkan oleh konsumsi tembangkau dan alkohol secara rutin dan berlebihan. Mereka yang mengonsumsi alkohol dan tembakau pun memiliki resiko yang lebih besar dari orang yang hanya mengonsumsi salah satu dari faktor resiko tersebut.

Sementara itu untuk HPV, virus ini memiliki keterkaitan yang erat dengan kanker orofaringeal yang dapat menyebabkan munculnya jenis kanker berikut.

  • Tumor desmoid
  • Sel skuamosa karsinoma
  • Adenokarsinoma
  • Sarkoma
  • Limfoma

Berikut Adalah Gejala Tumor Leher

Pada penderita tumor leher, mereka akan merasakan beberapa gejala tumor leher utama yang sangat mudah dikenali, seperti :

  • Terjadi pembengkakan di kelenjar getah bening
  • Muncul benjolan di leher yang tidak terasa sakit tetapi terus bertumbuh secara stabil
  • Nyeri leher
  • Sariawan
  • Pembengkakan
  • Darah di air liur
  • Mengalami kesulitan saat menelan
  • Perubahan pada kulit
  • Timbul rasa nyeri di telinga

Jika anda mengalami gejala tumor leher diatas ada baiknya Anda segera menghubungi dokter untuk melakukan deteksi dini. Dengan begitu, diagnosis dapat dilakukan secara lebih cepat dan kemungkinan sembuh juga akan semakin tinggi.

Untuk mendiagnosa kondisi pasien, maka mereka harus melakukan beberapa tes medis. Tes tersebut sangat berguna untuk memeriksa jaringan-jaringan tubuh seperti saluran pencernaan bagian atas, saluran pernafasan dan jaringan yang terdapat di leher. Sejumlah tes yang akan dilakukan adalah :

  • MRI scan
  • CT scan
  • PET can
  • Pemeriksaan fisik
  • Mengulas rekam medis
  • Biopsi
  • Endoskopi

Sementara itu pasien yang memerlukan biopsi kemungkinanan akan menjalani :

  • Biopsi aspirasi jarum halus

Potongan jaringan atau cairan yang berasal dari tumor akan diaspirasi dengan menggunakan jarum halus.

  • Biopsi jarum inti

Jaringan yang dicurigai sebagai tumor leher akan dikeluarkan dengan menggunakan jarum yang lebar.

  • Biopsi eksisi

Seluruh benjolan yang abnormal akan diangkat melalui pembedahan.

Endoskopi sendiri merupakan salah satu teknik yang sangat populer dan sering digunakan untuk mendiagnosa tumor leher. Dengan teknik ini, dokter dapat memeriksa organ dan jaringan yang terdapat di dalam tubuh untuk melihat keberadaan dan pertumbuhan abnormal dengan menggunakan endoskop. Itulah pembahasan mengenai gejala tumor leher mudah-mudahan bermanfaat.