Gejala Kanker Nasofaring atau Kanker Hidung

Gejala Kanker Nasofaring yang Sering Diabaikan - Tumorkanker.com,- Di Indonesia, kanker nasofaring yang menyerang bagian faring atau tenggorokan adalah kanker yang menempati urutan ke 4 sebagai kanker terganas yang paling banyak memakan korban. Sayangnya, meski terbilang sangat berbahaya, banyak sekali penderita yang tidak sadar bahwa dirinya terserang kanker tersebut. Ini karena gejala kanker nasofaring memang tidak tampak sepeti disebabkan oleh kanker, tetapi lebih mirip seperi gejala flu biasa.

gejala kanker nasofaringGejala Kanker Nasofaring Harus Diwaspadai

Kanker nasofaring sendiri dikenal juga dengan nama kanker THT. Sama seperti kanker jenis lain, penyakit ini juga disebabkan oleh sel ganas yang berkembang secara abnormal. Kanker tersebut terbentuk di dalam jaringan nasofaring yang terdapat dibagian atas dari faring atau tenggorokan.

Kanker nasofaring banyak terjadi di bagian THT, yaitu telinga, hidung dan tenggorokan. Meski demikian, kanker ini juga banyak ditemukan di leher dan kepala.

Seperti yang telah disebutkan, kanker nasofaring merupakan kanker terganas ke empat di Indonesia. Posisinya tepat berada di bawah kanker rahim, kanker payudara dan kanker kulit.

Pada stadium dini, jenis kanker yang satu ini benar-benar sulit didiagnosa. Ini karena kanker tersebut sama sekali tidak memiliki gejala khas. Bahkan gejala kanker nasofaring sangat mirip dengan gejala flu biasa.

Oleh sebab itulah kita harus berhati-hati terhadap kanker nasofaring dan mempelajari gejala-gejala yang akan dirasakan oleh penderita. Beberapa gejala tersebut adalah :

  • Epitaksis atau pendarahan di hidung
  • Diplopia, pengelihatan ganda atau tampak ada dua bayangan
  • Telinga berdenging sebelah
  • Hidung tersumbat
  • Muncul bejolan di leher. Benjolan tersebut sama sekali tidak terasa sakit

Gejala-gejala kanker nasofaring di atas seringkali dianggap sebagai gejala dari flu biasa sehingga tidak heran jika banyak penderita yang mengabaikan gejala tersebut.

Para penderita umumnya memang tidak sadar bahwa mereka terserang kanker nasofaring dan baru memeriksakan dirinya ketika kanker telah mencapai tahap lanjut.   

Penyebab dan Faktor Resiko Kanker nasofaring

Kanker nasofaring disebabkan oleh beberapa hal. Salah satunya adalah paparan virus Epstein-Barr. Sebenarnya virus Epstein-Barr sendiri bisa ditemukan di mana-mana, bahkan di udara bebas sekalipun. Hanya saja, tidak semua virus Epstein-Barr akan berkembang menjadi kanker. Umumnya virut tersebut akan tetap tidur di nasofaring jika tidak dipicu oleh beberapa faktor resiko berikut :

  • Genetik

Ras Mongoloid memiliki gen tertentu sehingga lebih mudah terserang kanker nasofaring dibanding ras lain.

  • Gaya hidup yang tidak sehat

Mengonsumsi alkohol, merokok secara berlebihan dan terkena polusi dapat menyebabkan munculnya kanker nasofaring di dalam tubuh.

  • Tidak memperhatikan makanan yang masuk ke tubuh

Sering mengonsumsi makanan awetan  yang diasap atau difermentasi bisa memicu terjadinya kanker nasofaring. Selain itu, beberapa masakan seperti masakan yang dipermentasi, masakan yang dimasak dengan kayu dan ikan asin juga membuat seseorang memiliki resiko yang tinggi untuk terserang kanker tersebut.